Puluhan wartawan media cetak dan elektronik Pontianak mengelar aksi
solidaritas di Bundaran Digulis Untan Pontianak, Minggu (9/8/2015) sore.
Aksi ini untuk mengecam tindakan intimidasi terhadap wartawan yang
sedang melakukan peliputan.
Aksi ini digelar pasca pengancaman dan intimidasi terhadap satu di
antara wartawan televisi nasional dari MNC Group, saat melakukan
peliputan razia BNN Provinsi Kalbar dan Polda Kalbar karaoke, belum lama
ini.
Aksi damai yang di lakukan para wartawan ini mendapatkan pengawalan
ketat dari aparat kepolisian anggota Polresta Pontianak dan Polsek
Pontianak Selatan.
Tampak hadir Kapolsek Pontianak Selatan AKP Kartyana di dampingi
Kapos Pol Bundaran Untan Aiptu Farid Sulaiman dan sejumlah wartawan
senior Kalbar.
Puluhan wartawan yang hadir memegang kertas yang bertuliskan
#savejournalist dan logo semua media cetak dan elektronik yang memiliki
perwakilan di Kalbar.
Adong satu diantara wartawan media cetak dari group Jawa Pos dalam
orasinya mengecam tindakan intimidasi dari oknum-oknum masyarakat yang
coba menghambat tugas seorang pewarta yang melakukan peliputan.
"Kawan-kawan, baru saja beberapa hari yang lalu telah terjadi
tindakan intimidasi terhadap rekan kita, saat melakukan peliputan, tentu
hal ini sangat bertentangan dengan UU Pers," ujarnya dalam orasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar